Mendaki Gunung Guntur 2249 Mpdl

Garut - Gunung guntur berada di kab. Garut merupakan gunung yang paling dekat dengan kota yang terkenal dengan dodol dan dombanya. Letaknya pun sangat strategis, mengapa strategis? karena bila dari Jakarta ataupun kota lainnya bilamala hendak ke gunung ini hanya sekali jalan, cukup naik bis primajasa dan minta berhenti di pom bensin Tanjung, Garut. Beda lagi dengan gunung papandayan atau pun Cikuray yang harus pp ke terminal Guntur dan naik kendaraan lagi.

Pengalaman mimin mendaki 3 gunung di Garut. Yang paling hangat suhunya ya Guntur. Mimin juga berasa aneh kok d gunung guntur gak dingin-dingin amat berbeda dengan gunung gunung lainnya yang suhunya di bawah 20° C saat sore sampai pagi. Saat tidur pun mimin gak pakai sleeping bag maupun jaket hhe. tapi saat dini hari saja sih yang terasa agak dingin. Jadi hipotermia/kedinginan di gunung ini sepertinya sangat kecil berhubung suhunya yang hangat.

Ada berapa pos di Guntur?
Nah, di Guntur memiliki pos yang tidak banyak. Gunung ini hanya punya 3 pos lho dan pos-posnya tidak memiliki nama. Tapi jangan meremehkan hal itu lho. pengalaman mimin ke sini aja lumayan pegal-pegal nih badan hhe.

Bagai mana trek Guntur?
Base Camp - Pos 1
Trek guntur dari base camp ke Pos 1 di dominasi oleh pasir hitam yang kasar, kerikil-kerikil dan bebatuan. di sini memang tempat penambangan pasir. pasir yang dijadikan untuk tembok-tembok rumah.

Pos 1 - Pos 2
Trek di sini sama halnya dengan saat perjalanan menuju pos 1 yaitu bebatuan ditambah trek yang mulai terjal. di sini ada terdengar suara air dari air terjun guntur.

Pos 2 - Pos 3

Trek tetap nanjak terus dengan bebatuan pula, trek di sini mirip dengan sebelumnya juga. Di Pos 3 ini juga tempat camp seluruh pendaki. ada kamar mandi ada, isi ulang air. Mendirikan tenda di sini pintar-pintar cari tempat saja karena tanahnya tidak datar alias agak miring.

Pos 3 - Puncak
Ini dia trek yang sesungguhnya. Guntur kata orang-orang adalah miniatur Semeru. kok bisa? pengalaman mimin saat ke Semeru dan sekarang ke Guntur ya hampir mirip-mirip saja sih. karena berpasir. Bedanya di Guntur pasirnya masih keras dan besar-besar berbeda dengan di Semeru yang halus-halus. Makanya saat mendaki Semeru 2 langkah naik ke atas lalu akan turun 1 langkah karena saking halusnya pasir di semeru, waktu naik memerlukan 5 jam menuju puncak. Berbeda dengan di Guntur saat naik masih bisa berpijak tanpa turun 1 langkah pun karena pasir yang keras atau bebatuan sedang yang kokoh bisa jadi pijakan kaki. Menuju puncak sekitar 2-3 jam saja.

Bagai mana turunnya di semeru dan Guntur?

Kalau di Semeru saat turun sangat cepat sekali paling cepat 1 jam cuma naiknya lumayan 5 jam hhe. kita tinggal meluncur saja ke bawah karena pasirnya halus. Turun dari Guntur pasirnya kasar jadi untuk meluncur sangat pilih-pilih, jadi tidak bebas langsung meluncur ke bawah. lumayan agak lama saat turun karena harus pilih-pilih pasir yang bisa untuk meluncur.

Bagaimana administrasi di Gunung Guntur via Citiis, Tanjung?

Kalau aku nilai sih 5/10 mengapa mimin nilai tidak besar karena administrasi di sini agak membingungkan. Saat sampai di base camp diminta uang parkir 5rb untuk motor, lalu helm dititip bayarnya seikhlasnya, saat menuju pos 1, ada warung yang katanya dari karang taruna menawarkan barang dagangannya. mimin beli botol air minum saja seharga 5rb padahal mimin tdk perlu juga sih karena sebelumnya sudah beli. setelah melewati warung tersebut mimin melewati rumah tripleks seperti pos keamanan di sini di panggil pemuda 2 orang, mereka meminta uang 5rb/orang sebagai pembayaran melewati tanah milik orang pribadi. teman kami bertanya siapa pemilik tanahnya, dan mereka menjawab bahwa pemilik tanah di sini bernama pak Supardi. kami iya-iya aja deh karena tidak kenal. lalu untuk pengurusan simaksi ada di pos 1 dan pos 3.

Hal-hal yang harus diperhatikan saat mendaki Guntur.
1. Membawa tongkat. untuk trek pasir.
2. Memakai sepatu daki yang sampai atas mata kaki. pasti aman dari kerikil yang masuk ke dalam sepatu.
3. Cukup bawa jerigen atau botol dari bawah karena di sini air melimpah.
4. Suhu yang tidak ekstrim jadi tidak bawa sleeping bag pun tidak masalah.
5. Pendakian ke puncak di mulai pukul 03.00 bila ingin mendapatkan sunrise.

6. Bawa Topi penutup kepala dan buff penutup mulut hidung agar terhindar dari debu.
7. Camp di pos 3 cari yang datar sebisa mungkin

Demikian pengalaman mimin mendaki miniatur gunung Semeru. Semoga bermanfaat ya Sob!

Pengalaman Membeli Emas Antam Via Online

Pengalaman mimin membeli emas antam via online adalah untuk investasi emas saja sih. Siapa tahu klo dalam bentuk emas uang kita jadi awet, beda dengan masih dalam bentuk saldo di ATM pasti ingin menguras melulu hehe.

Setelah searching di internet, yang rekomendasi untuk beli emas antam adalah di e commerce bklpk, tkpdia, pegadaian, dan yang terakhir di toko online orori. Mimin pilih yang pasti aja deh, dapat emas batangan, dapat sertifikat, dan dapat struk pembelian. liat d e commerse banyak sekali yang jual malah bikin mimin bingung sih takut saat beli ternyata tidak lengkap.

Nah, mimin niatkan saja, mimin membeli di toko online yang terakhir disebut yang di atas tadi. Awal-awal sih mimin chat dl via menu chat. Tapi belum d balas- balas chat mimin ini, mungkin hari Ahad saat itu sedang libur. Jadi CS nya belum ada. Tapi mimin coba beli emas antam di menu yang tersedia. Belilah mimin emas antam 2 gram karena yg tersedia yang ada stoknya hanya yang 2 gram.

Sebelum beli, mimin bikin akun dulu atau daftarkan nama mimin di toko online ini. setelah selesai bikin akun dan daftar mimin beli tuh emas dengan proses transfer ke no rekening milik toko online. Mimin tidak usah membuat konfirmasi saat itu karena memakai pembayaran virtual bank mandiri. pokoknya yang virtual itu tidak perlu memberikan konfirmasi bukti transfer.

 Hari Senin, chat mimin akhirnya dibalas juga. dan saat diverifikasi mimin diberi resi pengiriman barang. selama 3-4 hari aktif barang tiba di rumah. isinya lengkap ada sertifikatnya dan struk pembayaran toko.

sekian pengalaman mimin membeli emas antam di toko online, mungkin nanti mau mencoba beli di e commerse juga kalau ada perlu lagi.
1. pilih emas

2. pembayan virtual
3. Barang sudah terkirim


Membuat NPWP Domisili di Kabupaten Bandung


Pembuatan NPWP untuk Kabupaten Bandung terletak di jalan peta Kota Bandung. Bertuliskan KPP (Kantor Pelayanan Pajak) Majalaya. Mimin kira kantornya di Kab. Bandung juga eh ternyata ada di kota Bandung bukan di Kabupaten Bandung.

Pembuatan NPWP tidak memerlukan waktu yang lama paling di antriannya saja yang agak lama tetapi saat maju ke teller menyerahkan KTP hanya beberapa menit saja kartu NPWP langsung jadi.

Demikian pengalaman pembuatan NPWP mimin di Bandung. Suatu saat nanti NPWP berguna untuk mimin jika saat ini kartu NPWP masih belum berfungsi buat mimin, tetapi untuk jaga-jaga saja sih ok! atau setidaknya menjadi warga negara yang patuh terhadap pajak hehe. Ya sudah selamat beraktifitas lur!

Membuat Kartu ATM BRI di Cabang BRI Lain Ternyata Bisa

Halo! Sobat bagaimana kabarnya? Alhamdulillah kalau dalam keadaan baik-baik saja.
kacab BRI Indramayu

Saat ini mimin hendak membahas tentang pembuatan kartu ATM BRI di cabang lain bisa tidak ya? hhe. Sebelumnya mimin pergi ke kantor cabang tempat membuka rekening bank BRI cabang Indramayu untuk membuat kartu ATM yang sudah hilang. sebelum ke bamk tujuan mimin bikin surat keterangan hilang dari polsek terdekat. Waktu sampai di bank tujuan pkl 14.00 wib ternyata bank sudah tutup diri. Seharusnya bank tutup pkl. 15.00 wib. saya tanya ke satpam yang jaga kenapa bisa tutup dini.
"Selamat siang Pak Satpam" Saya bilang.
"Maaf bank sudah tutup" jawabnya.
"Bukannya Bank tutup pkl. 15.00 wib Pak Satpam?" saya tanya.
"Maaf saat ini tgl 31 ini hanya sampai pkl. 14.00 saja" jawab Satpam.

Memang sih, tanggal 31 Des 2018 ini termasuk tanggal terjepit. Tanggal 30 hari Ahad merah dan tgl 31 hari Senin dan tanggal 1 Januari esok harinya adalah tahun baru dan juga adalah tanggal merah. Maka, mimin merasa gagal untuk bikin kartu ATM saat itu karena sudah tutup. Kecewa dan penyesalan yang ada saat itu.
Kacab AH Nasution Bandung

Nah, saat ini sekarang mimin sedang di Bandung kebetulan sedang ada tugas di Bandung. Pagi ini mimin pergi ke kantor cabang BRI AH Nasution Ujung Berung Bandung. Mimin pergi dari Rancaekek ke Jl. Nasution Bank Cabang BRI tiba pkl. 09.30.

Mimin bertemu satpam sambil menjelaskan maksud dan tujuan.

"Ada yang bisa kami bantu?" tanya Satpam.
"Iya ada Pak, saya mau membuat kartu ATM karena hilang" jawab mimin.
"Ada surat keterangan hilang dan KTP?" tanya Satpam.
"Iya sudah ada pak" jawab saya.
"Silakan ambil antrian di Customer Service" sambil memencet mesin antrian dan mengambilkan kertas antrian buat mimin.
"Terima kasih pak" Jawab mimin.

Mimin dapat antrian ke 50 sedangkan yang sedang di CS sedang di antrian 20an. Jadi tinggal 30 lagiiii hehe. Tetap tenang dan sabar sambil duduk di kursi yang disediakan. Pkl. 11.00 Akhirnya mimin terpanggil ke CS 1. Mimin menjelaskan maksud sambil bersalaman dengan CS perempuan. Bukan muhrim sih kalau salaman tapi ya yang duluan CS nya jadi ya disambut saja hehe.

Mimin menyerahkan buku tabungan+KTP+Surat keterangan hilang (masih berlaku surat nya sampai 2 bln). Setelah itu mimin diberi 2 kertas untuk di isi, pertama kertas pembuatan ATM dan yang kedua kertas pernyataan hilang. Mimin isi dengan tenang dan teliti. Setelah itu, mimin membayar pembuatan kartu sebesar Rp. 10ribu dengan menyerahkan kertas tersebut ke bagian teller.

Tenang teller yang dituju tidak perlu antri karena teller tersebut khusus yang berkaitan dengan pembayaran saat di CS.

"Mbak ini dari CS pembayaran kartu ATM" sambil menyerahkan kertas dan uang 10ribu.
"Kami terima uangnya ya," jawab Teller lalu menyerahkan kertas kembali tuk diserahkan ke CS kembali.

Setelah sampai di kursi CS ATM. Setelah beberapa menit kemudian kartu ATM mimin akhirnya jadi yeayyyy (lebay haha). Mimin bersalaman lagi deh dengan Customer wanita yang kedua kalinya hhe.

Info
-Bikin ATM yang hilang bukan ditempat nabung awal harus memperhatikan hal berikut:

BRI UNIT bisa mengurus di UNIT/KCP/Cabang/pusat
BRI KCP bisa mengurus di KCP/Cabang/pusat.
BRI Cabang bisa mengurus di Cabang/pusat

BRI Cabang tidak bisa mengurus ATM di KCP/UNIT
BRI KCP tidak bisa mengurus ATM di UNIT.

Demikian pengalaman membuat kartu ATM BRI Cabang Indramayu di Kantor Cabang Bandung. Semoga bermanfaat.



Menginap Semalam di Airy Mulyoharjo Pemalang

Selamat Pagi Sobat! Hari ini mimin akan mengulas hotel yang telah mimin tiduri beberapa hari yang lalu. Hotel tersebut terletak di kota Pemalang Jawa Tengah. Lokasinya pun sangat strategis lho. Di depan hotel ada kepolisian di samping kanan kiri ada para pedagang, jadi tidak usah ambil pusing mau makan di mana. Pantai pun dekat hanya +-3 km menuju pantai Widuri.

Pemesanan hotel di sini mimin memakai aplikasi airy-room diunduh di play store. Setelah itu bikin akun sendiri setelah selesai bikin akun selanjutnya tinggal pesan kamar deh. Beruntungnya pesan dari aplikasi dapat potongan harga. Jadi yang harganya sekitar 200rb menjadi 160rb untuk kamar double bed tanpa sarapan pagi.

Menurut review hotel airy lainnya. Mereka bilang kita diminta uang deposit sebagai jaminan. Nah, di sini kebetulan atau tidak mimin tidak diminta uang deposit sebagai jaminan tetapi malah langsung diberi kunci kamar. Jadi uang deposit di sini tidak berlaku di airy Mulyoharjo Pemalang.

Suasana kamar yang terlihat luas karena banyak cermin besar. Untuk berdua sih memang cocok sob karena kasur berjumlah dua. Bantal khas bertuliskan airy yang bikin bantalnya pingin dibawa kerumah (kidding ya hha), AC, kamar mandi memanjang, colokan,  ada wifi juga. Untuk fasilitas sih menurut saya lumayan lengkap. Kalau saya nilai sih 8/10 hhe.

Fasilitas lain yaitu snack pun tersedia di depan lemari. Yaitu snack bengbeng, opsss dan 2 botol air minum berukuran sedang. Ya lumayan saat kita sampai di kamar dan belum minum dan belum sempat beli air minum lalu menemukan air minum di sini ya jadi tertolong ya tidak perlu capek keluar dulu mencari air minum.

Kamar mandi memanjang, sudah tersedia 2 odol dan 2 sikat gigi, 1 botol sabun cair dan shampoo, dan 2 handuk besar. Sendal hotel saat itu mimin minta dan dapat 2 sandal ke petugas. Air panasnya memerlukan waktu beberapa menit untuk keluar. Sepertinya mimin tidak perlu mandi air panas, air dingin pun sudah biasa kok hhe.

Parkir hotel di bawah lumayan luas bila yang ber parkir adalah motor. Parkiran di sini aman kok jangan khawatir takut kehilangan.

Demikian review airy room Mulyoharjo Pemalang semoga bermanfaat untuk sobat yang hendak berlibur. Tips buat sobat lebih baik pesan via aplikasi ya Sob agar lebih untung dengan diskonnya.

Naik Bisa PO Restu Malang Ke Surabaya

PO Restu merupakan bus lokal antar kota dalam provinsi yang menghubungkan kota Blitar-Malang-Surabaya Jawa Timur. Bis ini ada Patas dan Ekonomi.
Tiket PO Restu Ekonomi

Mimin saat itu dari Malang menaiki bis PO Restu dari terminal bus Arjosari, Malang. Mengapa naik bis ini karena, mimin saat itu di Stasiun Malang kehabisan tiket kereta Penataran yang terjadwal pkl. 20.00 wib jurusan Surabaya. Jadi dari Stasiun ke terminal Arjosari naik GrabCar bayar 26rb

Saat di terminal Arjosari, Malang. Mimin tidak sempat memilih patas atau ekonomi karena bis ini akan datang siapa yang duluan sesuai saat kita sampai. Saat kita sampai di terminal muncul PO Restu Ekonomi jurusan Surabaya. Dari pada nunggu bus patas lebih baik yang ada saja agar bisa langsung jalan dari pada menunggu lama di sini. Pada pkl. 19.30 wib mimin dengan bus PO Restu meninggalkan terminal arjosari.

Saat di terminal Arjosari di dalam bus penumpang tidak terlalu banyak tetapi saat bis ini jalan kursi bus ini satu persatu akhirnya terisi penuh. Sang kondektur meminta ongkos. Mimin cek di mbah gugel tarif Malang-Surabaya adalah Rp. 15ribu untuk ekonomi dan 25rb untuk Patas. Karena mimin naik bis Ekonomi jadi mimin memberi Rp. 30.000 untuk berdua dengannya teman mimin. Mimin langsung bobo cantik setelah memberikan uang 30rb. Eh sang kondektur menepuk punggung mimin. "Kenapa mas kondektur?  Apa ongkosnya kurang?" Dalam hati. Eh ternyata, sang kondektur yang paruh baya ini memberi uang kembalian "ini kembaliannya" Sambil menyerahkan uang Rp. 2000. Terima kasih sang Kondektur dan PO Bis ini karena tanpa kembalian pun kami tidak apa-apa sesuai harga di internet. Jadi tarif Malang-Surabaya Rp. 14.000. Dengan jarak Arjosari, Malang sampai Terminal Purabaya adalah +-80 km.

Sepanjang perjalanan mimin tidak menikmati pemandangan perjalanan Malang Surabaya karena saat itu malam hari. Mimin hanya menikmati sorotan lampu jalan yang alih berganti mengenai mata mimin yang terpejam. Tepat pukul 22.00 wib malam bus ini tiba di terminal Purabaya, Surabaya dengan selamat.

Terminal ini (Purabaya) terletak di Sidoarjo. Jadi dari Purabaya menuju Surabaya kota masih berjarak 15 km. Kami yang akan melanjutkan pulang ke Jawa bagian barat. Jadi kami pesan Grabcar dari luar terminal Purabaya menuju Stasiun Pasar Turi sekitar 15 km dengan membayar 50ribu.

Demikian pengalaman perjalanan naik bus PO Restu jurusan Blitar Malang Surabaya. Semoga bermanfaat ya Sob. (17/12/2018)


Pendakian Gunung Semeru 3676 mpdl Desember 2018

Pendakian ke gunung Semeru akhirnya berjumlah 4 orang. Sebelumnya ada 6 orang, 2 orang berhalangan karena ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Entah karena jadwal bentrok atau ada yang dilarang istrinya (canda deng hehe). Jadi kami adalah anggota 5 cm. Yang cowok lengkap tetapi tanpa 2 wanita. Nanti nyari aja ceweknya di gunung (haha).
Kiri ke kanan: Cikal, Sigid, Ozie, dan Prince. 

Kami berempat yaitu Sigide, Cikal, Ozi dan saya sendiri yang siap mendaki, siap secara mental maupun fisik (fisik insyaallah hhe). Leader kita yaitu Sigide sekaligus sebagai Koki, Cikal sebagai Humas , Ozi sebagai Fotografer dan Saya sendiri sebagai penyapu bersih yang berada paling belakang.

Perencanaan  pendakian Semeru ini sudah direncanakan tetapi tidak sepenuhnya terencana. Maklum, ke Semeru ini harus booking simaksi  secara online jauh hari, lalu bikin surat keterangan sehat satu hari sebelum pendakian di Malang, dan selanjutnya pesan kendaraan menuju Malang. Yang belum terencana adalah penetapan tanggal pendakian yang membuat kami tarik ulur, karena masing-masing dari kita punya jadwal sendiri. (Orang-orang sibuk). Alhamdulillah tanggal 12 Desember sampai 18 Desember kami tetapkan, walaupun ada sebagian teman yang mengorbankan waktu sibuknya untuk ikut bersama mendaki.

12 Desember 2018

Berhubung kereta yang langsung ke Malang telah habis. Kami memilih yang transit yaitu naik Kertajaya dan disambung naik Majapahit. Jeda yang lumayan lama membuat kami bisa jalan-jalan dulu di kota Bahari kota Tegal, Jawa Tengah.

13 Desember 2018

Sepanjang jalan di dalam kereta kami tertidur lelap, maklum perjalanan kereta di malam hari dimanfaatkan untuk istirahat. Pkl. 22.25 di Tegal dan sampai di Malang pkl. 10.05 pagi hari.

Alhamdulillah, bagian Humas (Bung Cikal) ada kenalan orang Malang, jadi kami bisa menginap dan makan gratis dan sekalian hari itu juga membuat surat keterangan sehat, lalu melengkapi perbekalan sebelum pendakian.


14 Desember 2018

Pasar Tumpang, (Base camp Jeep) 

Pkl. 08.00 pagi hari kami pamit dan pergi menuju Pasar Tumpang, Malang. Di sana memang tempat base camp Jeep yang hendak ke Bromo atau ke Semeru. Di sini kami bergabung dengan teman pendaki lainnya. Kenalan kami saat itu adalah Sapran dari Palembang bersama 5 Kawannya. Mereka sudah menginap dari hari sebelumnya di base camp tumpang, karena mereka tiba pada sore hari dan Jeep pun tidak ada. Kami datang ber empat jadi total kami bisa naik Jeep ber sepuluh. Satu Jeep dikenakan biaya Rp. 600rb, jadi masing-masing mengeluarkan hanya Rp. 60rb saja.

Saat itu juga ada yang bikin surat keterangan sehat di puskesmas terdekat jadi perjalanan agak lama. Tapi tidak apalah yang penting kami bisa sampai ke tujuan dengan selamat.

Perjalanan naik Jeep yang memuat 12 orang kami naik di bagian belakang sambil berdiri menikmati jalanan Pasar Tumpang menuju Ranu Pane. Kami menikmati pemandangan indah di perjalanan ini. Sang sopir berinisiatif menghentikan mobil Jeep di jalan yang memiliki view indah. Ternyata view indah ini adalah jalur Bromo. Sungguh indah pemandangannya, MasyaAllah.

Kami pun terkendala yaitu mobil Jeep yang kami tumpangi mogok. Owalah, jadi kami lanjutkan berswafoto di tempat mogok yang memperlihatkan daerah Bromo yang ada di kejauhan. Bromo nya sih tidak terlihat, kami hanya melihat punggungan bukit yang menghalangi keberadaan gunung Bromo yang tidak kalah indah.


Ranu Pane 

Pkl. 11.30 kami tiba di Ranu Pane. Ranu Pane merupakan tempat tinggal orang-orang Tengger yang masih bersaudara dengan orang Bali dalam hal keyakinan. Konon, Semeru adalah bapak dari gunung Agung di Bali. Orang tengger pun mereka merasa punya ikatan batin dengan orang Bali (pendapat saya hehe).

Selanjutnya, Kami makan siang dulu di rumah makan Ranu Pane. Harganya jelas terpampang di bilik rumah makan, jadi tidak usah takut kena getok harga atau kemahalan ya sob. Setelah itu kami mengurus berkas ke loket pendaftaran. Ada sedikit masalah dalam pengurusan pendaftaran ternyata Sob, kami lupa meng fotocopy KTP masing-masing anggota, untungnya di sini ada tempat fotocopy, sekitar 15 meter dari pendaftaran ke jasa fotocopy Sob, cukup jalan kaki santai saja. 1 fotocopy dihargai Rp. 1000 sahaja.

Selesai pendaftaran, kami diarahkan ke tempat briefing yang tidak jauh dari lokasi pendaftaran. Terletak di sebelah kiri loket pendaftaran dan agak turun ke bawah tempat briefingnya. Isi briefingnya yaitu tentang menjaga alam, hal terpenting tidak merusak alam, harus membawa perlengkapan yang lengkap seperti membawa kupluk, sarung tangan, buff dan sleeping bag (wajib). Cikal dan ozi berdua akhirnya membeli sleeping bag di toko oleh-oleh semeru seharga 135rb lho karena belum memiliki sleeping bag dari awal hhe lumayan sleeping bagnya sebagai oleh-oleh dari Semeru.

Danau Ranu Kumbolo
Danau Ranu dari Bukit Cinta

Perjalanan dari base camp Ranu Pane menuju Ranu Kumbolo menghabiskan waktu 5 jam. Danau yang indah terletak di antara gunung ini menjadi camp bagi para pendaki. Camp favorit para pendaki. Orang yang mendirikan tenda di sini paling banyak. Yaitu mereka yang hanya menikmati danau Ranu dan mereka yang hendak melanjutkan atau selesai mendaki dari Semeru. Berbeda sekali dengan camp di kalimati yang ngecamp hanya yang berniat untuk summit ke Semeru.

Kami mendirikan tenda yang pertama kalinya dalam pendakian Semeru. Kami membawa 2 tenda dan satu flysheet. Suhu di sini sekitar 14°Celsius jadi siapkan pakaian hangat agar tidak kedinginan. Badan akan hangat bila terkena sinar matahari. Jangan lama-lama terkena sinar matahari ya karena dapat membuat kulit kita terbakar. Hal ini terjadi kepada kami. Kulit muka merah, saat pulang kulit muka kami gosong dan mengelupas lho hhe.

Selesai mendirikan tenda, kami memasak mie rebus, sardines. Btw, Tidak usah takut kehabisan air minum di sini karena danau Ranu merupakan sumber air untuk minum atau pun untuk keperluan lainnya. Jangan langsung mencuci peralatan di danau ya karna akan mencemari danau itu sendiri. Sesuai dengan yang telah di sampaikan dalam briefing:  bila mencuci agar bawa botol dan mencuci di tanah lalu dikubur sisa-sisa makanannya.

Bagaimana dengan buang hajat di Ranu?  Tenang di Ranu ada warung dan kamar mandi untuk Buang air. Buang air cukup Rp. 5000 sahaja. Air kamar mandi ini berasal dari air danau Ranu.

Perut kenyang setelah makan, saatnya berswafoto yuhuuuu. Pemandangan yang sangat-sangat indah ini jangan sampai dilewatkan. Kami bersyukur karena saat sunset kami dapatkan viewnya, saat sunrise kami dapatkan juga. Pokoknya cuaca cerah walaupun bulan ini Desember yang identik dengan musim hujan. Saat malam hujan turun di Ranu, tetapi kami tidak terganggu dengan hujan ini karena tidak ada badai. Tidur pun sangat nyenyak setelah perjalanan yang sangat melelahkan menuju Danau Ranu ini.


15 Desember 2018

Perjalanan dari Danau Ranu Kumbolo ke Kalimati
Oro-oro ombo: bunga Verbena sedang kering

Kalimati adalah camp terakhir sebelum mendaki Semeru. Pihak pengelola meng asuransikan jiwa pendaki sampai di sini. Bila melebihi Kalimati yaitu Arco podo sampai puncak Semeru merupakan tanggung jawab masing-masing individu pendaki.

Perjalanan dari Ranu Kumbolo ke Kalimati menghabiskan waktu lebih kurang 3,5 jam menurut waktu kami. Walaupun perjalanan jalur ini lebih pendek dari perjalanan sebelumnya. Jalur ini sangat melelahkan karena naik turun bukit yang membuat lutut kaki mengeluh. Tapi jangan mengeluh ya, jalur ini disuguhi pemandangan yang indah pula. Kita akan melewati Oro-oro Ombo atau bunga berwarna ungu setelah melalui tanjakan cinta. Tiba di Cemoro Kandang yaitu banyak pohon cemara di sini kami membuat video yang seru di sini. Menyanyikan naik-naik ke puncak gunung.

Tiba di pos Jambangan, kami menikmati semangka di warung yang ada di sini sambil istirahat meredakan nyeri atau pun kelelahan.
Melanjutkan perjalanan ke Kalimati dari Jambangan sekitar 30 menit akan sampai.

Kalimati

Tiba di Kalimati kami bersegera mendirikan tenda. Kalimati merupakan camp kedua bagi kami setelah dari Ranu. Kami dirikan tenda karena langit seperti akan hujan. Pendaki yang telah selesai summit/muncak turun dan siap membongkar tenda sedangkan kami baru akan mendaki. Pendirian tenda para pendaki di sini lebih sedikit dari camp di Ranu Kumbolo. Mengapa? Di sini camp untuk summit ke Semeru. Jadi pendaki yang summit ke Semeru biasanya camp di Kalimati dan yang summit sangat sedikit.

Kami pun saat malam berjalan-jalan di sekitar camp Kali mati. Kami hitung jumlah tenda yang ada di sini hanya ada 10 tenda dari Shelter sampai camp terluar bandingkan saja dengan di Ranu yang jumlah tendanya lebih dari 20 an yang mendirikan tenda. Suasananya pun lebih sepi dibanding camp di Ranu.

Angin di kalimati ini sangat menakutkan suaranya. Entah bagaimana kami tidak biasa dengan suara angin di sini. Angin yang mengikis pasir puncak Mahameru membuat suara yang menakutkan memang. Tapi kami kan berempat jadi tidak masalah hhe.

Kami dari Ranu sampai ke Kalimati hanya membawa 1 botol air minum saja. Di kali mati ini ada sumber air yaitu Sumber Mani yang terletak ke arah kanan dari jalur Summit. Ouh iya, arahan dari briefing bahwa pengambilan air di sumber mani batasnya sampai jam 17.00 sore selebihnya air minum digunakan untuk hewan liar yang ada di sini seperti Panthera (kucing besar).
Sumber Mani di Pos Kalimati

Pukul 14.00 kami langsung mengambil air dari camp kalimati ke Sumber Mani. Jalur yang mengikuti kali kering yang agak horror jalurnya. Walaupun kami ber-3 ke sumber Mani tetapi tetap saja rasa takut itu pasti ada. Ketika sampai di lokasi terdapat dua pancuran kecil dari mata air,  satu pancuran yang sudah ditembok dan satunya lagi pancuran dari batang pohon. Kami isi jerigen dan botol-botol dengan air yang jernih ini sebelum pukul 17.00. Untuk pergi ke sumber Mani kami menghabiskan waktu 35 menit PP.

Pkl 19.00 kami tidur di tenda dengan cuaca hujan di puncak semeru dan bangun pkl. 23.00 untuk memasak persiapan summit. Kami memasak roti bakar dan menyeduh minuman penghangat badan.

16 Desember 2018

Summit Mahameru
Summit Mahameru kuy..  

Pkl. 12.00 kami berdoa di tempat kemah kalimati. Berdoa bersama untuk keselamatan. Kami membawa tas summit dengan isi jas hujan, snack roti bakar, dan air minum.

Kami memakai kaos rangkap dan jaket rangkap, sarung tangan, buff, kupluk dan jangan lupa headlamp dan baterai cadangan. Rute summit kami yaitu Kalimati-Arcopodo-Puncak.

Dari kalimati ke Arco podo 1,5 km dengan jalur menanjak tanpa bonus. Dengan ketinggian di Arco podo 2900 mpdl. Banyak tugu mengenang orang hilang atau wafat di Arco podo ini setelah selesai summit. Saat summit kami tidak melihat tugu-tugu tersebut. Tiba di batas vegetasi kami melewati pasir yang sekali melangkah maka setengah langkahnya turun. Kami melewati zona blank 75 di antara Arcopodo dan cemoro tunggal. Jalur tersebut hanya bisa dilalui satu orang karena jalur yang sangat sempit. Dengan hati-hati kami melangkah untuk sampai melewati zona blank 75.

Dalam perjalanan ke puncak terjadi drama perjalanan yang sangat melelahkan baik secara fisik maupun mental. Kami berempat beurutan dari paling depan sampai ke belakang yaitu Sigid, Cikal, Ozi dan saya sendiri.

Ozi, merangkak di pasir karena hampir tidak kuat menanjak dan selalu tertinggal di belakang. Selalu berteriak agar tidak ditinggalkan. Kami beri ozi tongkat satu-satunya dari batang tumbuhan agar bisa mengimbangi teman-teman yang lainnya saat pendakian.

Cikal mengalami kelaparan di jalur ini, maka kami berikan snack untuk pengganjal perutnya dan juga kopi hangat untuk menghilangkan dingin.

Sigid, tidak membawa tas summit, air ditinggalkan di batas vegetasi. Untung saja teman yang lain membawa air minum. Leader yang satu ini sangat motivator dari bawah sampai puncak.

Saya sendiri penyapu bersih, membawa tas summit dan perbekalan.

Kami berempat untuk sampai di puncak sekitar 5 jam dimulai dari pkl. 12.00 s/d 05.00 dengan jarak dari Arco podo ke puncak sekitar 800 meter dengan medan terjal.

Sungguh Tuhan memberikan kesempatan kepada kami untuk melihat keindahan ciptaan-Nya. Pendakian kami SUKSES adanya semua bisa kembali pulang dengan selamat dan membawa cerita yang berharga.

Selesai mendaki Mahameru kami turun ke Kalimati lalu bongkar tenda dan selanjutnya kami akan mendirikan tenda di Ranu Kumbolo dan esoknya pulang ke Ranu Pane lalu stasiun Malang.


Kekurangan Saat Mendaki Puncak Mahameru

- Tidak membawa tas summit masing-masing individu
- Tidak membawa tongkat/stick pendakian. Menjadikan kita kelelahan bahkan merangkak yang jauh lebih capek dibandingkan pakai tongkat.
- Sarung tangan tidak pakai sarung tangan khusus HP. Sehingga kami sulit sekali saat berswafoto karena suhu dingin di puncak yang sekitar 10° C
- Tidak bawa beras dan telor untuk makan. Sumber energi mie masih blm cukup, perlu nasi juga.


--------------
4 hari 3 malam pendakian Semeru

Itinerary perjalanan kami ke Semeru (4 Hari 3 Malam)

12 Desember 2018

16.00 Haurgeulis ke Tegal, Naik Kereta Kertajaya
18.25 Tegal
22.25 Tegal-Malang, kereta Majapahit

13 Desember 2018

10.05 Stasiun Malang
11.00 Jemput Teman ke Rumah di Malang
14.50 Membuat surat keterangan sehat di Puskesmas
15.00 Membeli perbekalan Pendakian di sekitar Malang

14 Desember 2018

08.00 Pamit dari rumah teman
08.20 Tiba di Pasar Tumpang
08.41 Di Base camp jeep/hardtop (pasar tumpang)
11.30 Ranu pane
13.00 Briefing di Pos Briefing Pendakian
14.00 Mulai Perjalanan ke Ranu Kumbolo
15.20 Pos 1
15.45 Pos 2
17.00 Pos 3
17.50 Pos 4
18.20 Danau Ranu Kumbolo (ngecamp I)

15 Desember 2018

09.20 start ke Kalimati
10.20 Tiba di Cemoro Kandang
12.00 Pos Jambangan
12.40 Tiba di Kalimati (ngecamp II)
14.00 Mengambil air di Sumber Mani
14.20 Tiba di Mata air Sumber Mani
14.35 Sampai di tenda
23.00 Masak untuk mulai Pendakian
00.00 Pendakian ke Puncak Mahameru

16 Desember 2018

05.00 Sampai di Puncak Mahameru
07.15 Turun dari Puncak
08.35 Sampai Kalimati
12.20 Meninggalkan Kali mati menuju Ranu Kumbolo
12.50 Tiba di Pos Jambangan
14.10 Tiba di Cemoro Kandang
14.45 Tiba di Ranu Kumbolo (ngecamp III)

17 Desember 2018

11.00 Packing dan berangkat ke Ranu Pane
11.15 Pos 4
11.45 Pos 3
12.20 Watu Rejeng
12.35 Pos 2
13.00 Pos 1
13.59 Base camp ranu pane
16.00 Naik hardtop/jeep ke Pasar Tumpang dan ke Stasiun Malang
18.00 Stasiun Malang (kehabisan tiket ke Surabaya)
18.30 Naik Grab Car ke Terminal Arjosari (8 km=26rb)
19.30 Naik Bis “Restu” Jurusan Terminal Purabaya, Surabaya
22.00 tiba di Purabaya, Surabaya
22.30 Naik Grab Car ke Stasiun Pasar Turi (15 km=50rb)

18 Desember 2018

06.00 Stasiun Pasar Turi-Poncol, Kereta Maharani
10.41 Stasiun Poncol, Semarang
13.15 Poncol – Haurgeulis, Tawang Jaya
18.09 Stasiun Haurgeulis.
19.00 Kostan Tidur istirahat zzzz


Biaya pendakian Semeru 3676 Mdpl

Simaksi : 300rb @75rb
Surat Sehat @15rb
Kereta PP:  @260+190= @450rb
Jeep : 600+700= 1,3jt @60+125=@185rb
Perbekalan 400rb @100rb
Lain-lain = @500rb
Total masing-masing @Rp. 1.350.000

klip singkat perjalanan ke Semeru lihat disini