Cara Transfer Beda Bank Tanpa Kena Charge

Emang bisa kirim uang ke Sodara atau ke teman yang ada keperluan via transfer tanpa kena charge?

Sekarang mah gak ada yang gak ada hhe. Pasti ada donk. Buktinya mimin sekarang sudah sering pakai. Yang mimin pakai yaitu dari aplikasi android. Penasaran namanya?

Gak usah penasaran ya mimin kasih tau sekarang. Mimin pakai aplikasi berwarna orange yaitu flip. Aplikasi ini termasuk baru tapi dari hari ke hari aplikasi ini mengalami kemajuan dari segi maintenance.

Syarat bisa pakai aplikasi ini. Sobat harus punya hape android terbaru ya. lalu unduh aplikasi flip dan isi data diri yang diminta. Agar lebih mudah lagi sobat kalau mau transfer uang dari beda bank mending pakai mobile banking atau yang berbau aplikasi juga ya. Pakai ATM juga bisa tapi kan lumayan perlu bensin dan tenaga.

Keuntungannya, biasa kalau transfer beda bank kena charge (cas) Rp. 6.500. Nah, dengan aplikasi ini sobat tidak kena potong lho. Jadi uang 6ribu lima ratus sobat aman. Selain fitur transfer  juga ada fitu isi pulsa dan pembayaran lainnya.

Cara transfer sudah ada di dalam aplikasi. Tanpa dipandu pun pasti sobat langsung tahu kok karena fiturnya memudahkan pengguna kok. Untuk transfer biasa diminnta kode unik. Dan untung juga kita dengan kode unik tersebut. kode unik tidak masuk ke keluar tapi masuk saldo kita. Jadi semakin sering transfer maka saldo dari kode unik bakal nambah seiring rajin transfer. Kalau kode saldo dari kode unik sudah sampai puluhribuan bisa isi pulsa tuh di aplikasi.

Ini bukan promosi dari perusahaan tapi ini pengalaman mimin menggunakan aplikasi trasfer gratis yang membuat mimin untung. Selamat mencoba sobat.

Cara transaksi transfer via fl*p

1 : Pilih "kirim Uang"











Pengalaman Kena Tilang Pertama Kali

Tidak jauh dari gedung perkuliahan berjejer para penertib lalu lintas. Kebetulan mimin sedang ada tugas untuk fotocopy. Sekitar 50 meter dari kelas mimin. Mimin bareng teman pakai motor sudah bawa SIM STNK dan helm. Sampai di fotocopy dan selesai fotocopy mimin balik ke arah gedung perkuliahan. Priiiiiiit Pak Polisi menghentikan laju motor mimin dan meminta menepi ke pinggir jalan. 
"Maaf bapak saya berhentikan karena melanggar jalur. Bapak melawan arah"
"Ouh begitu ya pak"
"Bisa diperlihatkan SIM dan STNK?"
"Ini Pak SIM dan STNK"
"Ini kertas biru, nanti silakan sidang di Pengadilan hari Jum'at, 13 Maret 2020 dan STNK kami ambil dulu"

Mimin bisa kesini hanya hari Sabtu dan Minggu saja. Senin-Jumat sibuk ngantor. Mimin bertanya ke Pak Polisi biar ada keringanan. 

"Pak, bisa nitip tuk bayar tilang di sini"
"Ya, nanti tunggu 1/2 jam lagi kesini ya"

Mimin lalu pergi ke kelas tuk mengikuti perkuliahan dengan perasaan tidak konsen dengan perkuliahan. Maaf ya pak Dosen mimin gak fokus memperhatikan. Mimin pamit lagi ke Dosen izin keluar. Mimin sudah minjam-minjam uang tuk bayar tilang ke teman yang megang uang. Mimin berangkat ke tempat razia.

"Selamat pagi, Pak Polisi tadi saya kena tilang, ini bagian penitipan uang tilang ya?"

"Ya, betul. Mana struk pembayarannya sudah bayar belum ke bank BRI?"

"Belum Pak"

"Sekarang urus saja di Polres di sana ada Bank BRI"

Lalu mimin pergi menuju Polres. Dan tiba 5 4 menit di polres. Mimin masuk ke ruang Bank BRI.

"Maaf, Bank BRI sudah tutup pukul 11.00, Pak"

Mimin di arahkan ke bagian Tilang. dan konsultasi bagaimana cara bayar tilang. Lalu mimin diminta surat tilang biru. dan surat tilang biru tersebut dibubuhkan no rek bri untuk ditransferkan. nanti akan ada nominal yang tertera untuk pembayaran tilang kata bag. tilang tersebut.

Mimin lalu pergi ke ATM, mimin masukkan kartu ATM Mandiri. Saat akan mentrasferkan malah tidak tercantum nominal bayar tilang huhu. Mimin lalu pergi ke bag. tilang kembali.

"Pak, Kartu ATM saya tidak bisa bayar tilang, Saya pakai Mandiri"

"Iya sepertinya harus BRI. Kalau begitu, Saya telpon saja bagian penitipan pembayaran tilang, nanti kamu bayar di sana ketemu dengan pak polisi yang ditunjuk."

"Baik pak"

Mimin kembali ke tempat razia, 4 menit sampai di tujuan. 

"Pak ini Surat tilangnya"

"Iya, tadi ada telpon dari kantor. Silakan ambil STNKnya"


Selesai dari tempat razia terasa lega tapi hmmm terasa bingung. Lega karena tidak perlu lama proses kesalahan dalam berlalu lintas mimin tapi bingung karena di kantong cukup untuk bensin pulang ke Indramayu. Sedang sang istri sudah berpesan untuk membeli ini itu kalau sudah selesai kuliah huhu. Mimin di atm memegang uang teman buat jaga-jaga bayar tilang tetapi puji syukur uang tersebut tidak terpakai. Lalu, Mimin kembalikan  ke teman. Mimin siap untuk tidak membawa apa-apa saat pulang hmmm.

Mimin kembali ke kelas dan perkuliahan sudah selesai. Mohon maaf buat Pak Dosen sekali lagi ya. Mimin tidak ada di tempat cukup lama sampai selesai.

Jam 12.00 Pulang ke Indramayu. dan ternyata ujian hidup bukan hanya saat tadi saja. Ban motor mimin kendarai bocor. Kebetulan bocornya berada di hutan jati jauh dari rumah-rumah. hanya ada warung punggir jalan. 

Mimin dorong motor berkilo-kilo kembali ke belakang tuk mencari bengkel. Mimin sengaja ke belakang karena kalau jalan ke depan tuk mencari bengkelnya lebih jauh lagi. 30 menit kemudian ketemulah bengkel di pertigaan Songgom. 

pertigaan Songgom

Yang nambal emak-emak. Mimin heran sekarang yang nambal bukan laki saja. Saat di Sumedang pun saat bocor dan nemu bengkel yang nambal cewek juga. Sekarang di Jalan Indramayu dekat Subang yang nambal cewek. Bukan mimin gak percaya dengan cewek sih. Mimin lebih percaya cowok yang nambal, karena lebih ngerti kalau menurut mimin. Tapi ya sudahlah tidak usah dikomentari yang penting bisa kembali pulang saja. Terima kasih mak sudah sudah nambal ban motor mimin.

30 menit kemudian......

Ban sudah ditambal dan meminta 15ribu saja. Then Mimin akhirnya pulang dengan selamat di jalan. 

Demikian pengalaman mimin hari ini yang entah sedang apes apa sedang Tuhan memandaikan mimin nih hhe. Pokoknya belajar dari pengalaman saja. Experience is the best teacher.

Sabtu, 7 Maret 2020


Pengalaman Pertama Perpanjang SIM C di Luar Domisili

Selamat siang, Sob. Kemarin-kemarin mengurus perpanjang SIM C di kampung sendiri ditolak, lalu sekarang sudah diterima perpanjangnya di Polres Subang, Alhamdulillah. Domisili di Kab. Bandung dan perpanjang tuk pertama kalinya di luar domisili yaitu di Kota Subang. Rencana mimin memang akan perpanjang di Sumedang, Indramayu atau Subang. Tapi ternyata perpanjang tuk pertama kali mimin di kota nanas. Memang mimin bisanya hari Sabtu saja. Minggu bisa tapi hampir semua Polres tutup kalau hari Minggu.
Penampilan SIM C 2020
Bagian Belakang

Mimin perpanjang di waktu berlaku SIM C tinggal H-12 dari masa berlaku SIM yang 5 tahunan. Bisa diterima tuk diperpanjag karena batasnya yaitu H-14 atau 2 pekan sebelum masa berlaku habis. Kemarin 1 bulan sebelum masa berlaku habis ditolak jadi ya menunggu 2 pkn lagi dan akhirnya bisa diperpanjang lagi tuh di Polres.

Perpanjang SIM C di Subang ini, pengetahuan mimin memang nol. Jadi, mimin lumayan agak bolak balik. Saat mau ke Polres mimin masuk ke Polres dan mimin distop karena yang masuk hanya kendaraan-kendaraan polisi aja. Mimin suruh parkir di samping. Mimin masuk ke parkiran di samping Polres yang dikelola oleh orang situ sepertinya. Mimin di kasih Nomor urut penitipan motor. Nanti dikembaikan jika sudah selesai urusan.
Gerbang Polres 

Saat jalan kaki dari parkiran ke Pos depan Polres mimin diminta jaket di buka dan tas diperiksa. Mimin ditanya mau apa kesini, mimin jawab mau perpanjang sim. Dan mimin diminta balik lagi karena, kalau mau perpanjang sim harus cek kesehatan. dan ternyata tempat cek kesehatan bukan di dalam Polres. Lokasinya ada di parkiran lurus ke belakang sekitar 50 m dari Polres. Mimin balik lagi ke luar Polres wkwkwk.

Mulai dari cek kesehatan, semoga aja tidak ada masalah lagi. Mimin jalan 50 m ke tempat cek kesehatan. Mimin belum tau tempatnya tapi mimin tau kalau tempat rame pasti tempat cek kesehatan. Dan benar saja mimin langsung nemu tuh tempat cek kesehatan. Mimin naruh fotocopy KTP di tempat penfaftaran cek kesehatan. Nanti dengan naruh fotocopy tersebut mimin akan dipanggil tuk cek kesehatan. pertama, cek berat dan tinggi badan. Kedua, Cek tekanan darah, dan membaca angka di buku khusus (cek buta warna). Pembayaran kesehatan cukup Rp. 40 ribu sahaja.
cek TB siapa tau nambah tinggi hhe

Selanjutnya, dengan membawa berkas cek kesehatan Mimin disuruh menuju Polres. Masuk dan diperiksa oleh petugas pos depan. Lalu masuk ke bagian kantor SIM, ditandai dengan sambutan patung Polisi di depan pintunya. Mimin beri hormat aja patung tersebut kasian gak ada yang ngajak ngobrol hhe. Saat masuk mimin daftar ke bagian verifikasi data gitu, mimin mengisi format yang dikasih, setelah selesai nulis lanjut ke pembayaran di bank BRI dekat dengan lokasi verifikasi. Ternyata di Bank BRI minta uang pas. Ada dari pengantre kesulitan karena tidak ada uang pas. Mimin alhamdulillah ada uang pas. Mimin bayar tuk perpanjang Rp. 75 ribu. Selesai dari Bank menuju tempat verifikasi dengan mengambil nomor antri. mimin dapat nomor antri 57 tapi bukan dari awal ya ngantrinya. Saat mimin di antrian tersebut yang dipanggil sudah diurutan 50 hhe.
Pembayaran agar bayar dengan uang PAS

Dipanggil dan sekalian menyerahkan berkas yang isinya lengkap (pembayaran bank BRI, Sim lama, fotocopy KTP, Cek kesehatan dan formulir yang sudah diisi).
Selesai diverifikasi mimin diarahkan ke tempat foto dan sidik jari. di sini nunggu satu orang yang foto langsung dipanggil. Cap sidik jari dan cekrek-cekrek. Selesai deh. Mimin diarahkan ke ruang pencetakan SIM. Beberapa menit kemudian mimin dipanggil dan mimin dikasih SIM baruuuuuuu jreng jreng.... yeaaayyy siap-siap lagi 5 tahun berikutnya kayak gini heheh.
Antri tuk sidik jari dan foto SIM
Ruang Sidik Jari dan Foto
ruang penyerahterimaan SIM

Untuk perpanjang SIM di Polres Subang ini cepat, yang bikin lama sebetulnya di tempat cek kesehatan saja yang ngantri hampir 1 jam lumutan. Mimin ke Polres Pukul 08.30 an dan Selesai SIM baru sudah jadi jam menunjukkan pkl. 10.00 wib. Yang lama itu yang baru bikin SIM belum tes teori dan bila lulus langsung menuju tes praktek bisa sampai siang kalau lulus semua, kalau gagal d tes teori ya cepat dan disuruh kembali lagi 7 hari berikutnya.

Total biaya perpanjang SIM C di Subang.

Kesehatan Rp. 40.000
Perpanjang SIM di BRI 75.000
Parkir Rp. 2.000 sahaja.

Jadi, Rp. 115.000 (Seratus lima belas ribu)

Sekian cuap-cuap dari mimin semoga bermanfaat ya.  (Sabtu, 29 Feb 2020)


Tahu Yang Enak di Sumedang

Rutinitas mimin bepergian Bandung Indramayu selalu melewati Kota Sumedang. Saya berkendara motor pasti selalu menuju arah kota dibanding ke lingkar luar Sumedang yang berisi truk-truk dan bus-bus.
Tahu Bungkeng sejak 1917

Mimin heran dengan kota Sumedang ini, kok terkenal dengan kota tahu. Mimin yang lidahnya menerima apa aja alias semua makanan suka. Saat mencicipi tahu dari pinggir jalan Sumedang ya rasanya biasa aja sih, kadang satu tahu dalamnya kopong dan kering. Mimin sudah terbiasa beli tahu dari pinggir jalan.

Ternyata, dulu kakak ipar memperkenalkan tahu yang beda lho. Beliau tidak biasa beli di pinggir jalan yang tanpa nama. Ia melipir ke toko yang ada mereknya. Saat mencicipi tahu tersebut ternyata memang beda lho rasanya. 

Jadi mimin sekarang suka dengan tahu Sumedang yang ada namanya bahkan perintis tahu di Sumedang katanya. Mimin melipir ke jalan kota Sumedang dan menepikan motor ke parkiran tahu yang dituju. Mimin pesan dan pemilik tahu langsung menggoreng saat itu juga tapi tidak lama kok menggorengnya hanya 5 menitan. Tahu di sini, belum digoreng kalau belum ada yang pesan. Sehingga saat makan tahu tersebut dalam hidangan yang masih panas. Pokoknya nikmat di makan saat keadaan hangat.
tahu bungkeng tidak kopong di dalam

Tahu pesanan mimin minta dibungkus saja. 1 tahu cuma Rp. 600 saja. mimin pesan 40 tahu kena 24 ribu dan 2 sambal Rp. 3000x2= Rp. 6000. Jadi total Rp.30.000. Tahu ini rasanya enak. Dalamnya tidak kopong alias berisi sluurrrp ah.
Daftar harga sudah tersedia

Sejarahnya imigran tiongkok yang masuk lewat Cirebon lalu mendirikan toko tahu pada tahun 1917. Sampai pangeran Sumedang yang sedang blusukan yang tidak sengaja lewat melihat toko tahu ini lalu beliau mampir ke toko tahu ini. Dan pangeran bilang tahu ini rasanya maknyussss, dan pasti akan laku bilangnya. Dan memang sampai sekarang masih terkenal lho. Sekarang yang megang ya dari keturunannya. Jadi rasa tidak berubah jadi jangan khawatir dengan rasa yak. Btw, jangan lupa ya kalau ke Sumedang beli oleh-oleh khas kota ini.
-Minggu, 16 Februari 2020

Perpanjang Surat Izin Mengemudi Selalu Ditolak

Selamat Siang Sobat. Pengalaman perpanjang SIM yang selalu ditolak, kenapa ya? Nanti dijawab di akhir cerita ya..
SIM Keliling di Alun-Alun Banjaran (Sabtu)

Mimin mencoba, memperpanjang SIM di Pemalang pada bulan Desember 2019. Alhasil saat mengumpulkan KTP dan SIM, mimin diminta tuk kembali lagi lain waktu. Libura selesai, mimin mencoba kembali tuk memperpanjang SIM. Mimin searching di internet kapan sim keliling ada di dekat rumah. Alhamdulillah mimin nemu jadwal sim keliling di kab. Bandung. Tapi sayang, Sim keliling yang terdekat di Cicalengka hanya buka hari Selasa. Mimin bisa pulang Sabtu Ahad saja ke Bandung.

Tapi, mimin diberi kesempatan Februari ini. Jadwal sim keliling hari Sabtu ini ada di Alun-alun Banjaran. Pagi hari mimin berangkat dari Nagreg menuju Banjaran. Melewati Majalaya, Ciparay, Laswi, Baleendah dan tiba Banjaran, tepatnya di Alun-Alun Banjaran.

Jam menunjukkan pkl. 08.00 mimin langsung menyerahkan sim dan 2 fotocopy KTP kepada petugas sim keliling. Dan... mimin dipanggil lagi, dan mimin belum bisa memperpanjang SIM lagi hmmmm.

Ternyata, untuk memperpanjang sim itu harus 14 hari sebelum kadaluarsa. Jadi, mimin harus memperpanjang sim 2 pekan lagi. Lumayan capek juga perjalanan jauh yang sia-sia. Sim biasanya memakai tanggal lahir kita jadi kalau mimin maret lahirnya tanggal 1 Maret jadi bisa diurus pada Februari di sekitar tanggal 18 Februari - 31 Februari atau 1 Maret. Kalau lebih dari tanggal lahir kita dianggap hangus alias harus bikin SIM baru di Polres.

Mimin galau nih belum bisa memperpanjang SIM. Ouh iya dari Banjaran ini dekat lho tempat wisata Pangalengan. sekitar 24 km menurut mbah gugel. Dari Alun - Alun Banjaran mimin melaju ke arah pangalengan mimin belok ke kiri.
Belok kiri ke Pangalengan

Jalan yang berliku-liku tapi jalannya mulus antara Banjaran-Pangalengan. Mimin baru kali ini melaju ke daerah pangalengan. Di pangalengan ini yang terkenal yaitu situ Cileunca.
suasana sejuk di jalan Banjaran-Pangalengan

Bila ingin masuk nanti klean harus masuk ke Ds. Pulosari. Di sini banyak perkebunan teh. Udara sangat dingin dan matahari sangat menyengat. Biasa udara sejuk tapi kulit kalau terkena sinar matahari bisa gosong lho. maklum jarak matahari dari pegunungan lebih dekat jaraknya kali ya di banding yang di dataran rendah.
situ Cileunca dari Jalan Raya

Mimin tidak banyak eksplor di Pangalengan ini. Mimin merasa gak jelas di sini tidak ada teman ngobrol. Beberapa menit kemudian mimin langsung balik arah. Niatnya dari Pangalengan mau lanjut ke Ciwidey, tapi yah kalau sendirian mah mau apa coba hehe.

Demikian cerita mimin ditolak perpanjang SIM 2 kali hehhe.. tapi alhamdulillah bisa menginjakkan kaki di tempat yang belum pernah saya jelajahi. Semoga suatu saat nanti bisa kembali ke sini lagi.



Kendaraan Jurusan Pemalang ke Bandung

Selamat pagi, sudah lama tak jumpa ya. Kamana wae nya si mimin teh? Maklum mimin selama 4 bulan yang lalu disibukkan dengan kegiatan-kegiatan yang bikin lupa ama blognya sendiri 😅
halaman Terminal Pemalang

Mimin saat ini berada di rumah mertua di kota yang terkenal dengan nanas madunya. Maka dari itu mimin kalau mau pulang ke rumah ortu pastinya kudu naik kendaraan kan? Yup betul naik kendaraan umum ya kalau kendaraan pribadi mah nyusul aja ya hhi. Sebelumnya mimin bolak balik Bandung Pemalang naik motor, dulu nekad an mimin ini demi cinta hhe. Kalau sekarang naik kendaraan motor Hadeuuh setelah selesai motoran langsung encok pegel linu hmmm. Berhubung faktor sudah berumur kali ya sob.

Lanjut ke pencarian mimin tentang kendaraan  umum jurusan ke Bandung. Pertama mimin searching kendaraan bus searchingnya mimin langsung ke terminal Pemalang di dekat jalan Pantura jl. Slamet Riyadi. Mimin menuju ke sana mengendarai sepeda, biarin pakai sepeda motivasinya biar badan gerak dan berkeringat. Tiba di Terminal, mimin parkir sepeda pada deretan motor-motor yang berjajar, hmmm sepedaku sendirian. Mimin langsung masuk ke dalam terminal dan tanya-tanya mbaknya di loket sembarang.
"Permisi mbak, Kalau bis jurusan dari sini ke Bandung ada tidak?" Tanya mimin.
"Ada Mas, di sini ada PO Bandung Ekspress dan PO Nusantara" jawab mbak loket
"Jam berapa Bis-bis tersebut tiba di sini?" tanya mimin lagi.
"Bandung Ekspress malam dan Nusantara siang, mas" jawab mbak loket.
" Pesan tiketnya di mana mbak?"
"Pesan tiket keduanya ada di sebelah kanan silakan saja masuk"
"Iya, mbak terima kasih"
loket karcis bus

Setelah itu mimin masuk dan mimin melihat banyak bis yang sedang parkir, ada yang sedang siap berangkat dan nunggu penumpangnya, mimin pun ditanya kondektur hendak mau kemana, mimin jawab aja mimin tidak hendak ke mana-mana. Bis tersebut jurusan ke arah Jakarta. Lalu, mimin liat-liat ruko sambil jalan-jalan. Eh rukonya ada yang diisi warung dan ada yang diisi PO bus. mimin ketemu dengan Ruko PO Bandung Ekspress dan Nusantara.
Ruko PO Nusantara

Mimin mampir ke PO Nusantara, mimin bercakap-cakap dengan mbak loket.
"Mbak, Bis Nusantara jalan jam berapa dari sini"
"Jam 11 Siang,"
"hanya jam 11 aja mbak?"
"iya cuma jam 11 aja, di sini bus Nusantara dari jurusan Semarang Bandung"
"Ouh, gitu ya mbak, Berapa ongkosnya ke Bandung?"
"Klo pesan awal ( sblm pkl 9 pagi) ongkosnya 120ribu, kalau tidak pesan jauh hari atau setelah jam 9 pagi (2 jam sblm kedatangan bis) ongkosnya Rp. 100rb"
"Ouh gitu ya mbak"

Alasan lebih mahal 20rb karena booking terlebih dahulu, bila pesan on the road murah sih hanya 100rb tapi kalau kehabisan tempat duduk ya mau gimana ya hhe.

Jadi Bus Nusantara mulai jam 11.00 siang datangnya dan tidak ada lagi jam berikutnya hmmm cuma sekali.

Selanjutnya mimin ke ruko sampingnya lagi yaitu PO Bandung Ekspress, dan rukonya masih tutup di pagi jumat yang berkah ini. Nanti, dikabari kalau sudah buka ya sob.

Malamnya mimin ke terminal lagi sekitar jam 21.00 malam, dan loket PO Bandrex (Bandung Ekspress). Dia satu satunya yang buka ternyata di blok tersebut pada malam tersebut, kasian ya sendirian juga kayak sepeda mimin waktu markir di depan terminal.

Ruko /Stan PO Bandung Ekspress pkl. 21.00

ini dia stan PO Bandrex 


Selanjutnya mimin nanya nanya di PO Bandrex tersebut.

"Berapa orang?"
"Selamat malam, mas, pesan tiket ke Bandung"
"2 Orang saja mas"
"Btw, Loket ini buka dari jam berapa mas? Tadi pagi tutup soalnya"
"Kita buka jam 15.00 sampai malam jam 00.00 atau sampai habis bis dari Jawanya"
"Ouh begitu ya, terima kasih mas"
tiket Bandrex Pemalang-Bandung

Begitu percakapan mimin dengan penjaga loket malam tersebut. Bis Bandrex ini berhenti di terminal Pemalang berawal dari keberangkatan di Jawa seperti Jogja, Magelang, dan sekitarnya.

Untuk tiket Pemalang-Bandung PO Bandrex mematok Rp. 115.000/orang.

Kantor Mitra Andis Travel buka pkl. 08.00-16.00

 Opsi yang kedua yaitu mencari Kendaraan Travel, Travel mimin cari pakai motor lalu mimin nemu Travel di Jl. Ahmad Yani yaitu travel Andis Travel. Yang kedua travelnya dekat tugu sirandu yaitu Alloy Travel. Dan Mimin belum hendak ngobrol-ngobrol sih di kantor Andisnya, takut banyak nanya eh gak jadi booking hhhee

 Saat pesan Tiket Bandrex Pemalang Bandung: Kami naik Bus yang jam 23.00 wib saja. Jadi yang keberangkatan jam 22.00 dan 22.30 yang ada, mimin lewati aja agar estimasi sampai/tiba di Cileunyi tidak terlalu dini.

Mimin naik bis jam 23.00 semua barang dimasukkan. Koper ditaruh di bagasi, tas kecil dibawa sendiri. Asyik AC nya dingiin sekali tapi tenang ada selimut, mimin pakai selimut sambil rebahan.

Sebelumnya di tempat duduk yang dituju ada orang sedang tidur, sang kondektur langsung membangunkan untuk kembali ke tempat duduk asalnya.

Bis yang datang pkl. 22.00 dari Surabaya

bis datang pkl. 22.30 dari entah tidak ada tulisan jurusan mana
bis tiba pukul 23.00 entah dari kota mana. sing penting tujuannya ke Bandung


Bis lewat pantura kemudian masuk tol di Brebes sampai Cirebon, lalu keluar tol menuju jalur Sumedang. Saat d Sumedang sekitar jam 02.30 wib masuk jalur kota lho tidak masuk lingkar luar Sumedang. dan tiba di Cileunyi pukul 03.40 wib.
interior bis Bandrex yang saya tumpangi
kursi ada selimut dan bisa posisi tidur

Kapan-kapan mimin mau naik yang jam 23.30-00.00 kalau ada biar sampai di Cileunyi jam 05.00. Kalau siang ya mau pakai PO Nusantara saja tiketnya pun tidak jauh berbeda hanya 100-120rb saja.

Demikian corat coret mimin semoga bermanfaat ya sob. see you bye

Pengalaman Ganti Simcard ke Gerai Indosat Cirebon

Selamat Sore Sobat. Hari ini Mimin baru saja selesai mengurus pergantian simcard indosat ooredoo yang masa tenggangnya sudah habis (sudah hangus). "Kok bisa sih simcard yang sudah hangus bisa aktif lagi?". Pasti sobat sekalian penasaran kan? heehee.

Simcard mimin mah baik baik saja. Yang hangus itu punya kawan saya disebabkan counter telat ngisi alias lupa pulsa kawan mimin ini. Pertama, mimin searching dulu gerai terdekat dari lokasi mimin. Ketemulah 2 gerai yang mimin rasa dekat yaitu Gerai Indosat di Jatinangor Town Square (Jatos) atau di CSB Mall, Kota Cirebon. Jarak dari Gantar ke keduanya sama jauhnya. Mimin pertimbangkan kalau ke Sumedang jalannya tidak lebar, misal ada bis atau truck besar kita harus ngantri untuk menyalip mobil yang berjalan lambat. Jadi mimin memilih ke Cirebon saja. Alasan ke sana karena jalur pantura jalannya lebar sehingga untuk mendahului kendaraan pun mudah. kecepatan 60km di pantura tidak terasa, kadang kita sampai 80km ke atas. Jadi perjalanan pun lebih cepat tanpa hambatan.

Mimin juga bertemu dengan pak polisi yang langganan kalau lewat Indramayu Cirebon. Mimin tidak takut karena semua surat-surat lengkap hhe. bahkan ada yang di samperin polisi saat ada motor yang berhenti di kejauhan, yang tahu ada penilangan. Kok jadi curhat perjalanan ya hhe. Oke udah dulu curhatnya.

Mimin sampai di CSB Mall pkl. 08.30 wib. Ternyata mall ini buka pkl. 10.00 wib jadi mimin nongkrong-nangkring di depan mall. yang nunggu bukan mimin saja tapi ada banyak yang menunggu juga di sekitaran mall. mimin habiskan waktu nunggu dengan main smartphone saja.

Pkl. 10.00 wib kurang 4 menit, Mall dibuka pintunya oleh security jreng...jreng....jreng..
Mimin masuk dan mimin mencari kamar mandi karena dari perjalanan sampai tiba di sini belum buang air kecil. Mimin tanya-tanya karyawan yang sedang ngepel. " indosat ada di atas silakan saja naik eskalator." jawab petugas yang ngepel. Sudah tiba di atas di lt. 1 mimin masih bingung di mana lokasinya. Mimin tanya petugas perempuan yang sedang ngepel.

"mbak gerai indosat lokasinya di mana?" tanya mimin.
"Maaf mas, aku karyawan baru di sini, jadi tidak tahu" jawabnya.
"Ya gpp mbak, saya mau tanya ke yang lain aja". mimin jawab.

Karyawan yang tugas mengepel itu ternyata..... hehe. Awalnya mimin kaget saat dia noleh ke mimin saat mimin bertanya, menurut mimin gak pantes deh muka begitu kerjanya ngepel lantai. Tapi ya entah lah mungkin itu kemauan dia. tuh kan curhat lagi hadeuhhhh.

Mimin sudah menemukan lokasinya di depan mall ternyata. dari tangga naik langsung balik badan akan terlihat gerai imdosat. Gerainya sih gak besar-besar amat. hampir sama seperti di Jatos. Menyewa 1 ruangan saja. di sampingnya lokasi erafone.

Begini percakapan mimin dengan CS Indosat.

"Permisi mas"
"silakan duduk, ada yang bisa dibantu?".

" Gini mas, simcard kawan saya sudah hangus 2 hari dari masa tenggang. Apakah masih bisa aktif nomernya?"
"Coba, mana, simcard dan ktpnya"

"Ini KTP kawan saya, yang punya nomor ini, sekalian ini surat kuasa untuk mengurus simcard yang diwakilkan kepada saya"
"KTP bapak ada?"

"ini KTP saya, silakan"
"Sebutkan nomor sim kawan bapak"

" bla...bla....bla..."
"Gini Bapak, untuk mengaktifkan nomor yang sudah hangus bisa saja tapi simcardnya harus beralih ke pasca bayar"

"tidak bisa prabayar ya?"
"tidak bisa pak, pokoknya harus masuk dulu ke pasca bayar"

"bagai mana cara bisa kembali lagi ke prabayar?".
"bisa pindah lagi ke prabayar tetapi pasca bayar ini harus dilalui dulu selama 6 bulan, ini jangka paling pendek lho selama 6 bulan ini".

"Misal sudah berjalan selama 6 bulan, pengaktifan dari pasca ke pra bayarnya bagai mana?".
" bapak harus ke gerai indosat lagi sebelum tanggal yang ditentukan itu, jadi jangan sampai terlewat. karena bisa kena cas bulan berikutnya. nanti kami tulis batas masa aktif pasca bayar 6 bulan ini".

"berapa pasca bayar selama 6 bulan ini?".
" bapak hanya membayar diawal ini utk pasca bayar paket 6 bulan sebesar Rp. 504.000 saja.

"berapa giga kuota tiap bulannya?".
" setiap bulan dapat kuota 36GB, untuk info cek saldo, cek sms, nelpon silakan unduh aplilasi MyIm3 di playstore"

"Oke, kata kawan saya, dia setuju untuk pindah ke pasca bayar, yang penting nomor lamanya tidak hangus. ini uangnya".
"Bapak tolong tanda tangan di sini".

" Selanjutnya...."
"bapak silakan ambil kertas tadi lalu diperlihatkan ke kamera".

cekrek..... cekrekk..... mimin di foto hhe.

Demikian percakapan mimin dengan customer service indosat. Untung mimin ngerti pasca bayar hehe. klo mimin gak ngerti entar banyak mikirnya.

pasca bayar= pembelian saldo/paket diawal atau nanti kena tagihan.
prabayar= membeli saldo sendiri/gak kena tagihan.

itu yang mimin maksud ya sepengetahuan mimin saja hehe. yang lain jangan protes ya kalau pengartian dari mimin salah hha.

Gerai Indosat di CSB Mall ini merupakan gerai satu-satunya di Cirebon. Sebelumnya gerai indosat berlokasi di Grage mall. entah kenapa di grage mall tutup permanen hmmm.

Oke sekian dari mimin bila ada yang ditanyakan silakan komentar di bawah ya...

ALAMAT GERAI INDOSAT DI CIREBON

CSB Mall

Lantai 1 Blok F No.26 CSB Mall, Jl. DR. Cipto Mangunkusumo, Pekiringan, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45123

Grage Mall (Sudah tidak ada)